Glosarium Bitcoin
85 istilah Bitcoin dijelaskan dengan bahasa sederhana, dari kata sehari-hari sampai detail teknis protokol.
Pemula
Kata-kata yang akan Anda temui sejak hari pertama
Bitcoin
Uang digital pertama yang berjalan tanpa bank sentral atau perusahaan pengelola. Aturannya ditegakkan bersama oleh ribuan komputer di seluruh dunia, dan jumlahnya dibatasi 21 juta BTC. Kata "Bitcoin" biasa dipakai untuk jaringannya, sedangkan BTC untuk koinnya.
Satoshi (sat)
Satuan terkecil bitcoin: 1 BTC dibagi menjadi 100.000.000 satoshi, disingkat sat. Karena itu Anda tidak perlu membeli satu BTC utuh — membeli Rp50.000 pun bisa, dan hasilnya dihitung dalam sat. Namanya diambil dari Satoshi Nakamoto, nama samaran pencipta Bitcoin.
Batas 21 Juta BTC
Jumlah maksimum bitcoin yang akan pernah ada, tertulis di aturan protokol. Bitcoin baru hanya lahir lewat hadiah blok yang terus mengecil setiap halving, sehingga pasokannya mendekati 21 juta secara perlahan dan baru habis sekitar tahun 2140. Tidak ada pihak yang bisa mencetak lebih banyak tanpa persetujuan seluruh jaringan.
Wallet (Dompet)
Aplikasi atau perangkat yang menyimpan kunci untuk mengakses bitcoin Anda. Koinnya sendiri selalu tercatat di blockchain — wallet hanya memegang private key yang membuktikan Anda berhak membelanjakannya. Kehilangan wallet tidak berarti kehilangan bitcoin selama seed phrase-nya masih Anda simpan.
Address (Alamat)
Deretan karakter — kini umumnya diawali bc1 — yang Anda berikan kepada orang lain untuk menerima bitcoin. Mirip nomor rekening, tetapi Anda bisa membuat alamat baru sesering yang Anda mau. Alamat diturunkan dari public key sehingga aman dibagikan; periksa ulang beberapa karakter awal dan akhirnya sebelum mengirim, karena transaksi tidak bisa dibatalkan.
Blockchain
Buku besar publik yang mencatat setiap transaksi bitcoin sejak 2009. Catatan dikumpulkan dalam blok, dan setiap blok memuat sidik jari (hash) blok sebelumnya sehingga membentuk rantai. Mengubah satu transaksi lama berarti harus menulis ulang semua blok sesudahnya — praktis mustahil.
Block (Blok)
Satu "halaman" blockchain yang berisi kumpulan transaksi, ditambah header yang mencatat waktu, hash blok sebelumnya, merkle root, dan nonce. Rata-rata satu blok baru ditambahkan penambang setiap 10 menit.
Konfirmasi
Hitungan berapa blok yang sudah menumpuk di atas transaksi Anda. Satu konfirmasi berarti transaksi sudah masuk blok; setiap blok berikutnya menambah satu dan membuatnya makin sulit dibatalkan. Untuk nominal kecil satu-dua konfirmasi biasanya cukup, sementara banyak exchange menunggu 3–6 konfirmasi.
Fee (Biaya Transaksi)
Imbalan yang Anda sertakan untuk penambang agar transaksi dimasukkan ke blok. Besarnya tidak bergantung pada nominal yang dikirim, melainkan pada ukuran data transaksi dan seberapa ramai jaringan saat itu. Ketika mempool padat, fee yang lebih tinggi membuat transaksi lebih cepat terkonfirmasi.
Seed Phrase (Frasa Pemulihan)
Daftar 12 atau 24 kata bahasa Inggris yang menjadi cadangan utama wallet Anda. Dari kata-kata itu seluruh private key dan alamat bisa dibuat ulang di aplikasi wallet lain. Tulis di kertas atau pelat logam, simpan offline, dan jangan pernah difoto, diketik ke situs web, atau diberikan kepada siapa pun — terutama yang mengaku "customer service".
Hardware Wallet
Perangkat kecil khusus yang menyimpan private key di dalam chip dan menandatangani transaksi tanpa pernah mengeluarkan kunci itu ke komputer atau ponsel. Bahkan jika laptop Anda terkena malware, penyerang tidak bisa mengambil kuncinya. Beli langsung dari produsen atau penjual resmi, jangan barang bekas.
Hot Wallet
Wallet yang kuncinya berada di perangkat yang terhubung internet, seperti aplikasi di ponsel atau ekstensi browser. Praktis untuk transaksi sehari-hari, tetapi lebih rentan terhadap peretasan dan malware. Ibarat dompet di saku: cukup untuk uang belanja, bukan untuk tabungan besar.
Cold Storage
Cara menyimpan bitcoin dengan private key yang tidak pernah menyentuh perangkat online — misalnya di hardware wallet atau komputer yang tidak pernah tersambung internet, dengan cadangan seed phrase di tempat aman. Cocok untuk simpanan jangka panjang karena serangan jarak jauh tidak punya celah untuk masuk.
Kustodian (Custodial)
Layanan yang memegang private key atas nama Anda, seperti saldo di exchange. Anda cukup login dengan password, tetapi bitcoin itu sepenuhnya bergantung pada kejujuran dan keamanan penyedianya — jika diretas, bangkrut, atau membekukan akun, dana Anda ikut tertahan. Ungkapan populernya: not your keys, not your coins.
Self-Custody (Simpan Sendiri)
Menyimpan bitcoin dengan private key yang Anda pegang sendiri, tanpa perantara. Tidak ada pihak yang bisa membekukan atau menyita dana Anda — tetapi tidak ada pula tombol "lupa password". Tanggung jawab menjaga seed phrase sepenuhnya ada di tangan Anda.
Exchange (Bursa Kripto)
Platform untuk membeli dan menjual bitcoin dengan rupiah atau aset lain. Di Indonesia, exchange wajib berizin dan diawasi OJK serta mewajibkan verifikasi identitas (KYC). Setelah membeli, Anda bisa menarik bitcoin ke wallet sendiri agar tidak bergantung pada exchange.
KYC (Know Your Customer)
Proses verifikasi identitas yang wajib dijalankan exchange berizin: biasanya foto KTP, swafoto, dan data diri sebelum Anda bisa menyetor atau menarik dana. Tujuannya menekan penipuan dan pencucian uang, dengan konsekuensi data pribadi Anda tersimpan di pihak exchange.
AML (Anti Pencucian Uang)
Kumpulan aturan untuk mencegah uang hasil kejahatan disamarkan menjadi dana yang tampak sah. Di Indonesia dikenal sebagai APU-PPT, dan exchange wajib memantau transaksi mencurigakan serta melaporkannya ke PPATK. Itulah sebabnya exchange kadang menanyakan asal dana atau menahan penarikan tertentu.
HODL
Salah ketik kata "hold" di sebuah forum Bitcoin tahun 2013 yang kemudian menjadi slogan. Artinya menyimpan bitcoin untuk jangka panjang dan tidak panik menjual saat harga turun tajam. Belakangan sering dipanjangkan menjadi "hold on for dear life".
DCA (Dollar-Cost Averaging)
Strategi membeli bitcoin dengan nominal tetap secara rutin — misalnya Rp100.000 setiap minggu — tanpa peduli harga sedang naik atau turun. Saat harga murah Anda otomatis mendapat lebih banyak sat, saat mahal lebih sedikit, sehingga harga rata-rata ikut terhaluskan dan Anda tidak perlu menebak waktu terbaik untuk membeli.
FOMO
Fear Of Missing Out — rasa takut ketinggalan yang mendorong orang membeli terburu-buru ketika harga sedang melonjak dan semua orang membicarakannya. Pembelian karena FOMO sering terjadi di dekat puncak harga, lalu berakhir dengan penyesalan saat harga terkoreksi.
FUD
Fear, Uncertainty and Doubt — kabar atau narasi negatif yang membuat orang ragu atau ingin menjual. Sebagian FUD memang kritik yang masuk akal, sebagian lagi sengaja disebar untuk menekan harga. Kebiasaan yang baik: cek sumber aslinya sebelum bereaksi.
Whale (Paus)
Sebutan untuk pihak yang memegang bitcoin dalam jumlah sangat besar — individu, perusahaan, atau dana. Karena ukuran transaksinya, gerak-gerik whale bisa menggeser harga, sehingga banyak orang memantau perpindahan dana dari dompet-dompet besar.
Volatilitas
Seberapa besar dan cepat harga naik-turun. Bitcoin dikenal sangat volatil: turun 20–30% dalam beberapa minggu bukan hal aneh, begitu pula kenaikan tajam. Karena itu sebaiknya hanya menaruh uang yang siap Anda diamkan selama bertahun-tahun.
Market Cap (Kapitalisasi Pasar)
Harga satu koin dikalikan jumlah koin yang beredar. Angka ini menjadi patokan besar-kecilnya suatu aset, dan Bitcoin memiliki kapitalisasi terbesar di antara aset kripto. Di heatmap satoshi.id, luas setiap kotak mengikuti market cap koinnya.
ATH (All-Time High)
Harga tertinggi yang pernah dicapai suatu aset. Harga yang menembus ATH baru biasanya menarik perhatian media dan pembeli baru, sementara jarak harga saat ini dari ATH sering dipakai untuk mengukur seberapa dalam sebuah koreksi.
Altcoin
Sebutan untuk aset kripto selain Bitcoin, misalnya Ethereum, Solana, atau koin meme. Jumlahnya ribuan dengan kualitas yang sangat beragam; banyak yang lahir, populer sesaat, lalu menghilang.
Stablecoin
Token kripto yang nilainya dipatok ke aset lain, umumnya dolar AS, seperti USDT dan USDC. Kebanyakan dijamin cadangan uang tunai dan obligasi milik penerbitnya, jadi Anda tetap harus memercayai penerbit tersebut. Sering dipakai untuk "memarkir" dana di exchange.
Dominasi Bitcoin
Persentase market cap Bitcoin dibandingkan total market cap seluruh aset kripto. Dominasi yang naik berarti uang lebih banyak mengalir ke Bitcoin; saat turun, altcoin sedang lebih diminati.
Whitepaper
Makalah sembilan halaman berjudul "Bitcoin: A Peer-to-Peer Electronic Cash System" yang dikirim Satoshi Nakamoto ke sebuah milis kriptografi pada 31 Oktober 2008. Isinya menjelaskan cara membuat uang elektronik yang bisa dikirim langsung antarorang tanpa lembaga perantara, sekaligus mencegah double spend.
Genesis Block
Blok pertama Bitcoin (blok 0), ditambang Satoshi Nakamoto pada 3 Januari 2009. Di dalamnya tersimpan judul berita surat kabar The Times hari itu tentang dana talangan untuk bank — sering dibaca sebagai pesan mengapa Bitcoin diciptakan. Hadiah 50 BTC dari blok ini tidak akan pernah bisa dibelanjakan.
ETF Bitcoin
Reksa dana yang diperdagangkan di bursa saham dan nilainya mengikuti harga bitcoin. ETF spot Bitcoin pertama di Amerika Serikat mulai diperdagangkan pada Januari 2024. Pembelinya mendapat paparan harga lewat rekening efek, tetapi tidak memegang private key dan tidak bisa menarik bitcoin-nya.
Futures (Kontrak Berjangka)
Kontrak untuk membeli atau menjual bitcoin pada harga yang disepakati di tanggal tertentu. Di exchange kripto lebih populer versi perpetual yang tidak punya tanggal jatuh tempo dan bisa memakai leverage. Leverage melipatgandakan untung sekaligus rugi — posisi bisa terlikuidasi dalam hitungan menit.
Options (Opsi)
Kontrak yang memberi hak — bukan kewajiban — untuk membeli (call) atau menjual (put) bitcoin pada harga tertentu sebelum tanggal kedaluwarsa. Pembeli opsi membayar premi di muka; jika pasar tidak bergerak sesuai harapan, premi itu hangus.
Bitcoin Treasury
Perusahaan atau negara yang menyimpan bitcoin sebagai bagian dari cadangan kasnya. Contoh paling terkenal adalah Strategy (dulu MicroStrategy), yang terus menambah kepemilikannya sejak 2020. Bitcoin yang dikunci pemegang seperti ini ikut mengurangi pasokan yang beredar di pasar.
Rainbow Chart
Grafik harga bitcoin berskala logaritmik yang dibalut pita warna-warni, dari biru ("murah") hingga merah ("terlalu panas"). Pita itu berasal dari kurva tren jangka panjang, bukan ramalan; awalnya dibuat setengah bercanda, tetapi berguna untuk melihat posisi harga dalam siklus besar.
Menengah
Cara jaringan Bitcoin bekerja di balik layar
Private Key (Kunci Privat)
Angka rahasia yang sangat besar dan memberi kuasa untuk membelanjakan bitcoin di alamat tertentu. Siapa pun yang mengetahuinya bisa memindahkan dananya, dan tidak ada cara memulihkannya jika hilang tanpa cadangan. Wallet modern menurunkan banyak private key dari satu seed phrase.
Public Key (Kunci Publik)
Pasangan private key yang dihitung darinya lewat kriptografi kurva eliptik. Perhitungan ini hanya berjalan satu arah: dari private key mudah mendapat public key, tetapi tidak sebaliknya. Public key dipakai untuk membuat alamat dan memeriksa tanda tangan transaksi.
Hash
Sidik jari digital berukuran tetap yang dihasilkan fungsi hash dari data apa pun. Masukan yang sama selalu menghasilkan hash yang sama, mengubah satu huruf saja membuat hasilnya berubah total, dan dari hash tidak mungkin menebak data aslinya. Bitcoin memakai hash untuk merangkai blok, membuat alamat, dan menambang.
SHA-256
Fungsi hash rancangan NSA yang menghasilkan keluaran 256 bit dan menjadi tulang punggung Bitcoin. Mesin penambang menjalankannya — dua kali berturut-turut — ratusan triliun kali per detik untuk mencari hash blok yang valid.
Node (Simpul)
Komputer yang menjalankan perangkat lunak Bitcoin, menyimpan salinan blockchain, dan memeriksa sendiri setiap transaksi serta blok terhadap aturan protokol. Full node memvalidasi semuanya tanpa memercayai pihak lain; dengan node sendiri, Anda tidak perlu bertanya kepada siapa pun soal saldo Anda.
Miner (Penambang)
Pihak yang menjalankan mesin khusus (ASIC) untuk mengumpulkan transaksi menjadi blok dan berlomba menemukan hash yang memenuhi target difficulty. Pemenang setiap blok mendapat block reward. Penambang menanggung biaya listrik dan perangkat yang besar, dan biaya itulah yang membuat jaringan mahal untuk diserang.
Mining Pool
Gabungan banyak penambang yang menyatukan daya hitung lalu membagi hadiah sesuai kontribusi masing-masing. Menambang sendirian bisa berbulan-bulan tanpa hasil; lewat pool, pendapatan lebih kecil tetapi rutin. Sisi negatifnya, segelintir pool besar menguasai porsi hashrate yang cukup besar.
Hashrate
Total tebakan hash yang dilakukan seluruh penambang setiap detik, diukur dalam satuan seperti EH/s (10¹⁸ hash per detik). Semakin tinggi hashrate, semakin besar energi yang dibutuhkan untuk menyerang jaringan — karena itu angka ini sering dipakai sebagai ukuran keamanan Bitcoin.
Mempool
Ruang tunggu bagi transaksi yang sudah disiarkan tetapi belum masuk blok. Setiap node memiliki mempool-nya sendiri. Ketika antrean panjang, penambang mendahulukan transaksi dengan fee rate tertinggi, sehingga transaksi bertarif rendah bisa tertahan berjam-jam.
Fee Rate (sat/vB)
Tarif fee per ukuran data transaksi, dinyatakan dalam satoshi per virtual byte (sat/vB). Penambang memilih transaksi berdasarkan angka ini, bukan total fee-nya. Transaksi dengan banyak input berukuran lebih besar, jadi butuh total fee lebih tinggi pada fee rate yang sama.
UTXO
Unspent Transaction Output — "kepingan" bitcoin yang belum dibelanjakan. Saldo wallet sebenarnya adalah jumlah semua UTXO milik Anda. Saat membayar, UTXO dipakai utuh seperti selembar uang kertas, dan kelebihannya kembali kepada Anda sebagai UTXO baru (kembalian).
Halving
Pemotongan otomatis subsidi blok menjadi separuh setiap 210.000 blok, kira-kira empat tahun sekali. Hadiah awal 50 BTC per blok kini tinggal 3,125 BTC sejak halving April 2024, dan halving berikutnya diperkirakan terjadi sekitar 2028. Mekanisme inilah yang membuat pasokan bitcoin baru makin langka.
Block Reward (Hadiah Blok)
Bayaran bagi penambang yang berhasil menemukan blok, terdiri dari dua bagian: subsidi berupa bitcoin baru (saat ini 3,125 BTC) dan seluruh fee transaksi di blok itu. Seiring subsidi menyusut lewat halving, fee diharapkan makin menjadi sumber pendapatan utama penambang.
Difficulty (Tingkat Kesulitan)
Ukuran seberapa sulit menemukan hash blok yang valid. Setiap 2.016 blok (sekitar dua minggu) jaringan menyesuaikannya: jika blok ditemukan terlalu cepat, difficulty naik; jika terlalu lambat, turun. Dengan begitu rata-rata waktu blok tetap sekitar 10 menit, berapa pun mesin yang ikut menambang.
Nonce
Angka yang terus diubah penambang di header blok saat mencari hash yang valid. Setiap nonce baru menghasilkan hash yang sama sekali berbeda, jadi menambang pada dasarnya adalah mencoba nonce satu per satu — ditambah variasi lain pada blok — sampai hash-nya cukup kecil.
Proof of Work
Mekanisme konsensus Bitcoin: untuk menambah blok, penambang harus membuktikan bahwa mereka telah mengeluarkan energi nyata dengan menemukan hash yang sulit dicari tetapi mudah diperiksa. Menulis ulang sejarah transaksi berarti mengulang semua kerja itu, sehingga serangan menjadi sangat mahal.
Konsensus
Kesepakatan seluruh jaringan tentang transaksi dan blok mana yang sah. Setiap node memeriksa aturan yang sama secara mandiri, sehingga blok yang melanggar — misalnya mencetak bitcoin melebihi jatahnya — langsung ditolak, sebesar apa pun penambang yang membuatnya.
Double Spend
Upaya membelanjakan bitcoin yang sama dua kali. Uang digital sebelum Bitcoin butuh pihak pusat untuk mencegahnya; Bitcoin memecahkannya lewat blockchain publik dan proof of work. Menunggu beberapa konfirmasi membuat double spend praktis mustahil.
Fork (Percabangan)
Perubahan atau perpecahan aturan jaringan. Istilah ini juga dipakai saat dua penambang menemukan blok hampir bersamaan sehingga rantai bercabang sebentar, sampai salah satu cabang lebih panjang. Perubahan aturan sendiri terbagi menjadi soft fork dan hard fork.
Hard Fork
Perubahan aturan yang tidak kompatibel dengan versi lama: node yang tidak memperbarui perangkat lunak akan menolak blok dengan aturan baru. Jika sebagian jaringan menolak ikut, rantai terbelah menjadi dua koin berbeda — seperti lahirnya Bitcoin Cash pada Agustus 2017.
Soft Fork
Peningkatan yang memperketat aturan sehingga tetap kompatibel ke belakang: node lama masih menganggap blok baru sah. Karena tidak memaksa semua orang memperbarui sekaligus, Bitcoin memakai cara ini untuk upgrade besar seperti SegWit (2017) dan Taproot (2021).
Block Height (Tinggi Blok)
Nomor urut sebuah blok dihitung dari genesis block sebagai blok 0. Protokol memakai block height sebagai jam: halving jatuh di kelipatan 210.000, dan timelock bisa dikunci sampai ketinggian tertentu.
Merkle Tree
Struktur yang meringkas seluruh transaksi dalam satu blok menjadi satu hash, yaitu merkle root, dengan meng-hash pasangan transaksi berulang kali sampai tersisa satu. Berkat struktur ini, wallet ringan bisa membuktikan sebuah transaksi ada di blok tanpa mengunduh seluruh isinya.
SegWit
Segregated Witness, soft fork tahun 2017 yang memisahkan data tanda tangan dari bagian utama transaksi. Hasilnya kapasitas blok bertambah, fee transaksi SegWit lebih murah, dan celah transaction malleability tertutup — syarat penting agar Lightning Network bisa berjalan.
Taproot
Upgrade soft fork yang aktif pada November 2021, membawa tanda tangan Schnorr dan cara baru menyusun syarat pembelanjaan. Transaksi kompleks seperti multisig bisa tampak sama dengan pembayaran biasa di blockchain, sehingga lebih privat dan hemat ruang. Alamatnya diawali bc1p.
Schnorr Signature
Skema tanda tangan digital yang didukung Bitcoin sejak Taproot. Keunggulannya, beberapa tanda tangan bisa digabung menjadi satu yang ringkas, sehingga transaksi milik banyak orang tampak seperti transaksi satu orang biasa dan lebih murah.
BIP (Bitcoin Improvement Proposal)
Dokumen resmi untuk mengusulkan dan mencatat perubahan pada Bitcoin, dari aturan konsensus hingga standar wallet. Siapa pun boleh menulis BIP, tetapi perubahan hanya berlaku jika diterima luas oleh pengguna dan node. Contoh terkenal: BIP39, standar seed phrase.
Multisig
Pengaturan yang mensyaratkan beberapa kunci untuk membelanjakan bitcoin, ditulis "M dari N". Contohnya 2-dari-3: tiga kunci disimpan di tempat berbeda, dan dua di antaranya cukup untuk bertransaksi. Kehilangan atau kecurian satu kunci tidak lagi berarti dana ikut hilang.
HD Wallet
Hierarchical Deterministic wallet — wallet yang menurunkan seluruh private key dan alamatnya dari satu seed phrase dengan struktur pohon. Satu cadangan cukup untuk memulihkan semua alamat, termasuk yang baru dibuat kemudian. Hampir semua wallet modern bekerja dengan cara ini.
xpub (Extended Public Key)
Kunci publik induk dari HD wallet yang bisa menurunkan semua alamat penerima. Berguna untuk wallet "pantau saja" atau sistem kasir toko, karena tidak bisa dipakai membelanjakan dana. Namun siapa pun yang memegangnya bisa melihat seluruh riwayat dan saldo Anda, jadi jangan disebarkan.
SPV (Simplified Payment Verification)
Cara wallet ringan memverifikasi pembayaran tanpa mengunduh seluruh blockchain: cukup header blok ditambah bukti merkle bahwa transaksinya tercantum. Lebih hemat ruang dan cocok untuk ponsel, tetapi jaminannya di bawah full node.
Lightning Network
Jaringan lapis kedua di atas Bitcoin untuk pembayaran instan dengan biaya sangat kecil. Dana dikunci di payment channel, lalu pembayaran berpindah di luar blockchain melalui rute antar-node; hanya pembukaan dan penutupan channel yang dicatat on-chain. Cocok untuk pembayaran kecil yang sering.
Layer 2 (Lapis Kedua)
Segala sistem yang berdiri di atas rantai utama Bitcoin (layer 1) agar orang bisa bertransaksi lebih cepat dan murah tanpa mencatat setiap pembayaran on-chain; rantai utama hanya dipakai untuk mengunci hasil akhirnya. Lightning Network adalah contoh yang paling banyak dipakai.
Payment Channel
Dua pihak di Lightning menaruh bitcoin di alamat yang mereka kendalikan bersama, lalu bisa saling membayar bolak-balik sesering apa pun hanya dengan menandatangani pembagian saldo terbaru. Hanya setoran awal dan saldo akhir yang tercatat di blockchain.
Power Law (Hukum Pangkat)
Model yang mengaitkan harga bitcoin dengan waktu sejak genesis block. Jika keduanya digambar di skala logaritmik, riwayat harga bergerak di sekitar garis yang hampir lurus. Model ini membantu melihat apakah harga sedang jauh di atas atau di bawah tren panjangnya, tetapi bukan jaminan harga di masa depan.
Lanjutan
Detail teknis untuk yang ingin menggali lebih dalam
HTLC (Hash Time-Locked Contract)
Kontrak bersyarat yang memungkinkan pembayaran Lightning melompat melalui beberapa node yang tidak saling percaya. Dana hanya bisa diambil penerima yang menunjukkan rahasia (preimage) di balik sebuah hash; jika tidak diklaim sebelum batas waktu, dana kembali ke pengirim.
Sidechain
Blockchain terpisah yang terhubung ke Bitcoin lewat two-way peg: BTC dikunci di Bitcoin lalu muncul sebagai token setara di sidechain, dan bisa dikembalikan. Sidechain bisa menawarkan fitur atau kecepatan berbeda, tetapi keamanannya tidak sama dengan Bitcoin — Liquid, misalnya, dijaga oleh federasi perusahaan.
Coinbase Transaction
Transaksi pertama di setiap blok, dibuat oleh penambangnya sendiri untuk membayar block reward. Transaksi ini tidak membelanjakan koin yang sudah ada — dari sinilah bitcoin baru lahir. Istilahnya sudah ada sejak kode Bitcoin paling awal, bertahun-tahun sebelum exchange bernama Coinbase berdiri.
CoinJoin
Teknik privasi di mana beberapa orang menggabungkan pembayaran mereka ke dalam satu transaksi dengan output bernominal sama, sehingga pengamat blockchain sulit menentukan input mana milik output mana. Perlu diingat, sebagian exchange menolak atau menandai dana yang pernah melewati CoinJoin.
Dust Attack
Pengiriman bitcoin dalam jumlah sangat kecil ("debu") ke banyak alamat. Jika korban kemudian membelanjakan debu itu bersama koin lainnya, pelacak bisa menghubungkan alamat-alamat tersebut sebagai milik orang yang sama. Banyak wallet punya fitur coin control untuk membekukan UTXO debu agar tidak ikut terpakai.
RBF (Replace-By-Fee)
Fitur untuk mengganti transaksi yang belum terkonfirmasi dengan versi baru yang membayar fee lebih tinggi. Gunanya "mendorong" transaksi yang macet di mempool karena fee-nya terlalu rendah. Kebanyakan wallet menampilkannya sebagai tombol "Bump fee" atau "Percepat".
CPFP (Child-Pays-For-Parent)
Cara lain mempercepat transaksi yang macet: penerima — atau pengirim lewat output kembalian — membuat transaksi "anak" yang membelanjakan output transaksi macet itu dengan fee tinggi. Penambang yang menginginkan fee si anak harus ikut memasukkan transaksi induknya, sehingga keduanya terkonfirmasi bersama.
OP_RETURN
Perintah dalam script Bitcoin untuk menyisipkan data kecil ke transaksi, dalam output yang dipastikan tidak bisa dibelanjakan. Biasa dipakai untuk stempel waktu dokumen dan protokol token. Aturan bawaan node lama membatasinya 80 byte, dan pelonggaran batas itu di Bitcoin Core 30 (2025) memicu perdebatan panjang di komunitas.
Timelock
Syarat yang membuat bitcoin baru bisa dibelanjakan setelah block height atau waktu tertentu tercapai. Diterapkan lewat opcode seperti CLTV dan CSV, dan menjadi bahan dasar Lightning, HTLC, serta rencana warisan — misalnya kunci cadangan yang baru berlaku setahun kemudian.
P2PKH (Legacy)
Pay-to-Public-Key-Hash, format alamat Bitcoin paling awal yang diawali angka 1. Masih didukung di mana-mana, tetapi ukuran transaksinya lebih besar sehingga fee-nya lebih mahal dibanding format SegWit dan Taproot.
P2SH
Pay-to-Script-Hash: alamat berawalan 3 yang menguncikan koin pada sidik jari sebuah script — misalnya aturan multisig — alih-alih pada satu kunci. Isi script baru diungkap saat dana dibelanjakan. Format ini juga dipakai untuk SegWit versi "terbungkus" agar kompatibel dengan wallet lama.
Bech32 / Bech32m
Alamat berawalan bc1q yang diperkenalkan bersama SegWit: hanya huruf kecil, dengan checksum yang menangkap sebagian besar salah ketik. Transaksinya lebih ringkas sehingga fee lebih murah. Varian barunya, Bech32m, dipakai alamat Taproot yang berawalan bc1p.
Ordinals
Protokol yang diluncurkan awal 2023 untuk memberi nomor urut pada setiap satoshi berdasarkan urutan penambangannya, sehingga sat tertentu bisa dilacak dan dikoleksi. Ordinals menjadi dasar inscriptions, yaitu "NFT" versi Bitcoin.
Inscriptions
Data seperti gambar, teks, atau kode yang ditanam langsung ke transaksi Bitcoin dan dilekatkan pada satu satoshi lewat protokol Ordinals. Pendukungnya melihatnya sebagai penggunaan ruang blok yang sah; pengkritiknya menganggapnya spam yang menaikkan fee bagi pembayaran biasa.